Minggu, 21 Februari 2016

Zikrullah

Jadikanlah apa yg engkau lihat & apa yg engkau pegang di setiap aktifitas itu tasbih untuk selalu berdzikir kepada allah swt

niatkanlah di setiap kita mau berangkat bekerja dg niat "menjalankan perintah allah dan apa apa yg kita kerjakan semoga bermanfaat bagi orang banyak dan barokah manfaat fidini wadunya wal akhiroh dan semoga allah meridoinya

Setelah itu usahakan didalam hati selalu berzikir ALLAH ALLAH ALLAH
Dan ketika lupa maka cepat cepat lah untuk berzikir ALLAH ALLAH ALLAH
Dg demikian maka setiap aktifitas kita akan bernilai ibadah

Tetapi jika kita bekerja hanya niat mencari rizki
Maka kita hanya dapat rizki saja dan tidak bernilai ibadah
Dan bila mendapat rizki sedikit maka hati tidak akan mensyukuri nya

Tetapi bila kita niat menjalankan perintah ALLAH
Mendapatkan rizki sedikit atau banyak maka kita akan bersyukur KARNA yg kita lihat bukan sedikit/ banyaknya rizki yg kita dapat
Tetapi kita bisa menjalankan perintahnya yg kita lihat

Alangkah mulianya kita bisa selalu menjalankan perintah tuhannya di setiap aktifitas kita sehari hari

Semoga bisa memacu kita untuk selalu mendekatkan diri pada ALLAH dengan selalu berdzikir padanya dimanapun kita dan kapanpun waktunya
Aamiin aamiin aamiin


Sabtu, 20 Februari 2016

Curhat

Curhat pada Suami Orang.

Bolehkah seorang istri curhat pada suami orang, baik sekedar bercerita atau curhat?

Yang jelas syari’at kita membentengi umatnya dari perbuatan haram seperti zina,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’: 32)

Syaikh As-Sa’di membawakan dalam bait sya’irnya,

وَسَائِلُ الأُمُوْرِ كَالمَقَاصِدِ

وَاحْكُمْ بِهَذَا الحُكْمِ لِلزَّوَائِدِ

Hukum perantara sama dengan hukum tujuan,

Hukumilah dengan hukum tersebut untuk tambahan lainnya,

Karenanya, perantara menuju zina seperti berdua-duaan pun dilarang.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amir, yaitu Ibnu Rabi’ah, dari bapaknya, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahramnya.” (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shahih lighairihi)

Di antara bentuk berdua-duaan (alias: khalwat) adalah chating dengan lawan jenis, termasuk bentuknya curhat dengan suami orang.

Apa saja bahayanya?

Ada beberapa bahaya dari curhat pada suami orang, baik secara langsung maupun lewat media online seperti WhatsApp dan Facebook. Berikut delapan komentar yang kami himpun dari status kami di FB, hari ini, 7 Rabi’ul Awwal 1437 H (19-12-2015). Kami saring pendapat yang dinilai menarik.

Suya Macell: Biasanya cenderung terjadi perselingkungan ustadz. Karena laki-laki yang jadi tumpuan curhat tiba-tiba jadi dewa penolong bagi ibu tersebut. Dan ujung-ujungnya yang terjadi adalah maksiat, Ustadz. Di Bondowoso sini sudah banyak yang terjadi.
Peni Nur Aisyah: Saya rasa itu tidak pantas, kalau memang harus curhat masalah keluarga saya pilih ke teman akhwat yang memang bijak, atau ke ustadzah yang kompeten. Apalagi jika curhatnya berdua saja di inbox atau WhatsApp, atau via SMS itu akan sangat mudah sekali membuka jalan bagi syaithon untuk membuat “tersesat”.
Ayah Zahwa: Bahaya kholwat itu ustadz, membuka aib keluarga pada orang yang tidak tepat, akan timbul penilaian pada dirinya bahwa laki-laki yang dicurhati lebih baik dari suaminya, talbis iblis (tipu daya setan, pen.)
Anik Murlina: Sungguh tidak pantas. Hal tersebut adalah awal timbulnya perselingkuhan yang nantinya kita sebagai wanita yang akan dirugikan. Seorang istri harusnya bisa menyimpan semua masalah yang terjadi dalam rumah tangganya, bukan mengumbarnya.
Sumar Hilmikalila: Itu adalah pintu awal perzinaan, tidak pantas seorang istri ngobrol curhat sama suami orang. Itu namanya khianat.
Susiati Naya: Gimana mo pantas lah si ibu dengan suami orang tu, bukan mahram. Apalagi yang mau dishare masalah rumah tangga yang terlihat malah fitnah.
Priyadi Abu Nuha: Sungguh sangatlah tidak pantas ustadz. Karena itu: (1) membongkar aib keluarga, (2) membuka celah-celah setan, (3) pintu berbuat dosa dan maksiat. Apalagi dilakukan sering dan kontinyu, wah… Bahaya banget!!
Kharis Nizar: Bahaya ustadz, CURHAT jadi CURHOT, itu kata Ustadz Zainal Abidin.

Semoga Allah menjauhkan kita dari berbagai perbuatan haram dan menjauhkan kita dari zina serta hal-hal yang mendekatkan pada zina. Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Muhammad Abduh Tuasikal.

Wanita dan Siksa

Seperti yg kita ketahui bahwa penghuni neraka adl kebanyakan dari kaum wanita. Dgn berbagai dosa yg dilakukan saat di dunia, wanita2 tersebut disiksa di neraka yg apinya tak pernah padam.

Syaidina Ali Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa suatu saat dirinya bersama Fatimah Az- Zahra Radhiyallahu Anha pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menangis. Lalu dia bertanya mengapa Rasulullah SAW menangis.
.

Beliau menjawab: “Pada malam aku di-isra-kan, aku melihat perempuan-perempuan sedang disiksa dengan berbagai siksaan di dalam neraka. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena menyakiskan mereka disiksa dengan sangat berat dan mengerikan.”.
.

Putri Rasulullah SAW kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. Kemudian Beliau menjawab kembali “Aku melihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih

Aku melihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengoraknya

Aku melihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya

Aku melihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan gada dari api neraka.”.
.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa wanita-wanita tersebut disiksa seperti itu?.
.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab:
“Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya

Perempuan yang digantung payudaranya adalah istri yang menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas

Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang bukan muhrim dan dia bersolek supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya

from @divayunita_
inspiring_muslimahMendengar hal itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az Zahra pun ikut menangis. Betapa wanita itu digambarkan sebagai tiang negara, rusak tiang, maka rusak pula negara, akhlak dan moral. Sungguh surga dan neraka adalah sebuah pilihan. Mana yang akan kita pilih menimbulkan sebuah konsekuensi cara menjalani kehidupan. Jika kita memilih neeaka, maka berbuatlaj sesuka hati. Tak perlu repot urus masalah aurat, tinggal bersama dengan lelaki yang bukan muhrim saja diperbolehkan. Namun, jika kita memilih surga, maka hidup yang dijalani harus sesuai dengan syariat agama yang telah ditentukan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw bersabda: "Neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanit.." (HR Ahmad)

Jumat, 19 Februari 2016

Doa

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"ya Allah, berilah aku rezeki cinta Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisiMu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku diantara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku cintai, jadikan itu kebebasan untuku"

Aamiin

Jangan mengeluh

11 HAL YANG HARUS DIINGAT SEBELUM MENGELUH

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
.
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
.
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
.
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
.
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
.
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
.
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Semoga bermanfaat.
.
Berdoalah agar Allah selalu membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq, dan hidayah-Nya hingga menjadi orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah. Aamiin.

Semoga renungan ini bermanfaat...

Kamis, 18 Februari 2016

Malaikat dan Rumah

ASTAGHFIRULLAHALADZIM !!

INILAH CIRI CIRI 20 RUMAH YANG TIDAK AKAN DIMASUKI OLEH MALAIKAT NOMOR 14 PALING BANYAK DILAKUKAN''!!

Rumah adalah tempat kita beristirahat dan berkumpul
dengan sanak keluarga. Rumah juga adalah tempat kita
mengharapkan datangnya rahmat dari Allah, SWT.
Tapi bagaimana jika seandainya tanpa kita sadari rumah
yang kita bangun ternyata berisi hal­hal yang dimurkai Allah
sehingga malaikat enggan masuk ke dalamnya. Dan bahkan
mungkin saja menjadi tempat bersemayamnya para syetan
dan jin yang dilaknat

Rasulullah menjelaskan dalam banyak hadits tentang rumahrumah
tertentu yang tidak akan dimasuki Malaikat Rahmat. Di
antaranya adalah hadits­hadits berikut ini:

َسِمْعُتَرُسوَلَِّاللهَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَيقُوُلَلاَتْدُخُل اْلَمَلاِئَكُةَبْيًتاِفيِهَكْلٌبَوَلاُصوَرةُ
َتَماِثيَل

Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak akan masuk ke
dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau)
gambar patung” (HR. Bukhari)

َعْن أَِبيَطْلَحَةَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَلَلاَتْدُخُل اْلَمَلاِئَكُةَبْيًتاِفيِهَكْلٌبَوَلاُصوَرةٌ

Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau
bersabda: “Sesungguhnya malaikat (rahmat) tidak akan
memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan
gambar”(HR. Muslim)

َعْنَعلِِّيْبِن أَِبيَطالٍِبَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَل اْلَمَلاِئَكُةَلاَتْدُخُلَبْيًتاِفيِهُصوَرةٌ
َوَلاَكْلٌبَوَلاُجُنٌب

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
beliau bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak masuk rumah yang
padanya terdapat gambar dan anjing sertta orang yang junub”
(HR. An Nasa’i, dishahihkan Al Albani)

عْنَعلِِّيْبِن أَِبيَطالٍِبَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَل إَِّن اْلَمَلاِئَكَةَلاَتْدُخُلَبْيًتاِفيِهَكْلٌبوَلاُصوَرة

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi

shallallahu ‘alaihi wasallam,

bersabda:“Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk
ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan
gambar” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani)
Berdasarkan hadits­hadits tersebut, ada sejumlah rumah
yang tidak dimasuki oleh malaikat yaitu:

1. Rumah yang di dalamnya ada gambar/lukisan
makhluk bernyawa
2. Rumah yang di dalamnya ada anjing.
3. Rumah yang penghuninya junub dengan kata lain umum tidak
mandi/bersuci dari junub.
4. Rumah yang di dalamnya ada patung.
Terkecuali 4 tempat tinggal itu, dalam buku Tempat tinggal yang Tidak
Dimasuki oleh Malaikat, Abu Hudzaifah Ibrahim bin
Muhammad menambahkan rumah­rumah lainnya yang tidak
dimasuki oleh Malaikat Rahmat yaitu:
1. Rumah orang yang memutuskan silaturahim
2. Rumah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
3. Rumah orang yang memakan harta anak yatim
4. Rumah orang yang memakan riba
5. Rumah yang di dalamnya tidak disebutkan Asma Allah
6. Rumah yang tidak ada shalawat di dalamnya dan lebih
mementingkan hawa nafsu
7. Rumah yang di dalamnya banyak caci maki dan laknat
8. Rumah yang di dalamnya ada alunan lagu selain dzikir
9. Rumah yang di dalamnya ada lonceng
10. Rumah yang digunakan minum khamr
11. Rumah yang ditempati perjudian dan sajian berhala
12. Rumah yang di dalamnya ada syirik dan mantra­mantra
13. Rumah yang di dalamnya ada bau tidak sedap atau
penghuni laki­lakinya melumuri tubuh dengan kunyit

14. Rumah yang penghuninya hidup boros
15. Rumah yang penghuninya terus menerus melakukan
kedurhakaan
16. Rumah yang digunakan untuk kekejian, atau dosa besar
Wallahu a’lam bish shawab.

Masuk Islam

Dokter Amerika Masuk Islam Karena Satu Ayat

BEBERAPA tahun yang lalu, seorang teman bercerita kepadaku tentang kisah masuknya seorang dokter Amerika ke dalam Islam. Dari apa yang kuingat dari kisah yang indah ini adalah: kisah ini terjadi pada salah satu rumah sakit di Amerika Serikat.

Di rumah sakit tersebut, seorang dokter muslim bekerja dengan keilmuan yang sangat baik, sehingga memberi pengaruh besar untuk mengenal beberapa dokter Amerika. Dan dia, dengan kemampuan tersebut mengundang decak kagum mereka. Diantara para dokter Amerika ini, dia mempunyai satu teman akrab yaitu orang yang memiliki kisah ini. Mereka berdua selalu bertemu dan keduanya bekerja pada bagian persalinan.

Pada suatu malam, di rumah sakit tersebut terjadi dua peristiwa persalinan secara bersamaan. Setelah kedua wanita itu melahirkan, dua bayi tersebut tercampur dan tidak ada yang mengetahui masing-masing pemilik kedua bayi yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu.

Kerancuan ini terjadi disebabkan kecerobohan perawat yang seharusnya dia menulis nama ibu pada gelang yang diletakkan di tangan kedua bayi tersebut. Dan ketika kedua dokter tersebut tahu bahwa mereka berada dalam kebingungan; Siapakah ibu bayi laki-laki dan siapakah ibu bayi perempuan, maka dokter Amerika berkata kepada dokter Muslim, “Engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran telah menjelaskan segala sesuatu dan engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran itu mencakup semua permasalahan-permasalahan apapun. Maka tunjukkanlah kepadaku cara mengetahui siapa ibu dari masing-masing bayi ini …”

Dokter Muslim itupun menjawab, “Ya, Al-Quran telah menerangkan segala sesuatu dan akan aku buktikan kepadamu tentang hal itu. Biarkan kami mendiagnosa ASI kedua ibu dan kami akan menemukan jalan keluar.”

Setelah nampak hasil diagnosis, dengan sangat percaya diri dokter muslim itu memberitahu temannya si dokter Amerika, siapakah ibu sebenarnya dari masing-masing bayi tersebut.

Dokter Amerika itupun terheran heran dan bertanya, “Bagaimana kamu tahu?”

Dokter Muslim menjawab, “Sesungguhnya hasil yang nampak menunjukkan bahwasanya kadar banyaknya ASI pada payudara ibu si bayi laki-laki dua kali lipat kandungannya dibandingkan ibu si bayi perempuan. Perbandingan kadar garam dan vitamin pada asi si ibu bayi laki-laki itu juga dua kali lipat dibanding ibu si bayi perempuan.”

Kemudian dokter Muslim tersebut membacakan ayat Al-Quran yang dia jadikan dasar argumen dari jalan keluar itu,

(لِلذَّكَرِمِثْلُحَظِّاْلأُنْثَيَيْنِ ).

“Bagi laki laki seperti bagian dua perempuan.”

Dan setelah mendengarkan dokter Amerika itu arti ayat tersebut, dia jadi bengong, dan dia menyatakan keislamannya secara spontan tanpa ragu ragu. Maha Suci Allah Robb semesta alam.

sumber: kabarislamimasakini.blogspot.co.id...