Tampilkan postingan dengan label Istighfar Adalah Solusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istighfar Adalah Solusi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2018

Kamis, 21 April 2016

Kisah kesabaran suami

Kisah suami yang sabar dalam menghadapi sifat buruk isterinya

Alkisah, ada Ulama yang mempunyai saudara laki-laki yang sholih, ulama tersebut bersilaturrohmi pada saudaranya sekali dalam setahun.

Suatu ketika ulama ini mengunjungi rumah saudaranya untuk silaturrohmi, ia mengucapkan salam dan mengetuk pintu, dari dalam rumah isteri saudaranya berkata : siapa ??

Ulama menjawab: Aku saudara laki-laki dari suamimu, hendak bersilaturrohmi padanya. perempuan tadi menjawab : suamiku sedang pergi mencari kayu bakar dan belum kembali , si isteri ini menjawab dengan sambil menjelek-jelekan suaminya, mencacinya dan Ulama tadi hanya mendengarkan dari luar.

setiap kali Ulama ini akan silaturrrohmi pada saudaranya, ia mendapati keadaan yang sama, hingga suatu ketika ulama ini menyaksikan, yang memikul kayu bakar itu bukan saudaranya tapi seekor harimau,

sedangkan saudaranya hanya berjalan di depannya, ketika sampai dirumahnya, ia menurunkan ikatan kayu bakar tadi dari punggung  harimau dan ia berkata pada harimau tadi :

“Trimakasih, pergilah ! semoga allah memberkahimu”.

Kemudian laki-laki ini mengucapkan salam dan menyambut ulama ini dan mempersilahkan ulama ini untuk masuk ke rumahnya, kemudian ia menyiapkan makanan untuk ulama ini.

Ketika pulang ulama ini sangat kagum atas kesabaran saudaranya menghadapi sifat isterinya yang buruk, dan ia hanya diam ketika isterinya mencelanya.

Pada tahun kedua ulama ini datang kembali untuk silaturrohmi,  setelah mengucapkan salam dan mengetuk pintu, terdengarlah suara perempuan dari dalam “siapa gerangan ? ,  Ulama menjawab :”Aku saudara laki-laki dari suamimu, datang hendak silaturrohmi”

dari dalam rumah perempuan tadi mengucapkan selamat datang pada ulama ini, dan memuji ulama ini dan memuji suaminya.

Perempuan ini meminta dan mempersilahkan ulama untuk menunggu suaminya diluar.

Selang beberapa saat datanglah saudaranya dengan memikul kayu bakar di pundaknya (tidak lagi dipikul oleh harimau). Kemudian ia mempersilahkan ulama untuk masuk dan ia menyiapkan makanan untuknya.

Dan ketika ulama ini akan pulang, beliau bertanya kepada saudaranya perihal isterinya yang dulu dan yang sekarang, dan kenapa  bisa dulu harimau yang membawakan kayu bakarnya.

Maka ia menjawab:
Saudaraku , Isteriku yang engkau saksikan pada tahun yang lalu telah wafat, dan aku selalu sabar menghadapi sifat dan akhlak buruknya, dengan itu Allah menaklukan harimau padaku karena kesabaranku atas sikap isteriku.

Kemudian aku menikah lagi dengan perempuan yang sekarang yang sholihah, aku merasa tentram dengan nya, maka harimau itupun menghilang dan tak lagi membantuku membawakan kayu bakar, maka kini aku sendiri yang mencari dan memikul kayu bakar karena aku merasa tentram dengan isteriku yang sekarang.

Ngaji Kitab Kuning
KITAB : Syarh ‘Uqudul Lujjain (Syaikh Nawawi Al Bantani)

JENAZAH BERUBAH JADI BABI HUTAN

JENAZAH BERUBAH MENJADI BABI HUTAN.

Seorang anak mendatangi Rasulullah sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah S.A.W yang sedang duduk bersama-sama sahabat yang lain.

“Mengapa engkau menangis wahai anakku?” tanya Rasulullah. “Ayahku telah meninggal tetapi tiada seorang pun yang datang melawat. Aku tidak mempunyai kain kafan, siapa yang akan memakamkan ayahku dan siapa pula yang akan memandikannya?” Tanya anak itu.

Segeralah Rasulullah memerintahkan Abu Bakar dan Umar untuk menjenguk jenazah itu. Betapa terperanjatnya Abu Bakar dan Umar, mayat itu berubah menjadi seekor babi hutan. Kedua sahabat itu lalu segera kembali melapor kepada Rasulullah S.A.W.

Maka datanglah sendiri Rasulullah S.A.W ke rumah anak itu. Didoakan kepada Allah sehingga babi hutan itu kembali berubah menjadi jenazah manusia. Kemudian Nabi menyembahyangkannya dan meminta sahabat untuk memakamkannya. Betapa herannya para sahabat, ketika jenazah itu akan dimakamkan berubah kembali menjadi babi hutan.

Melihat kejadian itu, Rasulullah menanyakan anak itu apa yang dikerjakan oleh ayahnya selama hidupnya.

“Ayahku tidak pernah mengerjakan solat selama hidupnya,” jawab anak itu. Kemudian Rasulullah bersabda kepada para sahabatnya, “Para sahabat, lihatlah sendiri. Begitulah akibatnya bila orang meninggalkan solat selama hidupnya. Ia akan menjadi babi hutan di hari kiamat.”

Selasa, 23 Februari 2016

Semakin

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin mudah untuk menangis dan semakin malas untuk tertawa.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin cinta akhirat dan semakin mudah mengurangi keinginan dunia.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin ingin merangkul umat bersatu bukan semakin semangat mengajak umat berdebat.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin cinta dengan perintah Allah dan mencintai segala sunnah RasulNya.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin haus mencarinya. Tidak pernah merasa cukup dengan ilmu yang itu itu saja.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin rindu bertemu Allah daripada mengharap hidup lama didunia dengan bergelimang dosa.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin yakin perkara rejeki, jodoh dan maut mutlak kuasa Allah Ta'ala. Tidak usah kita mempertanyakannya kembali.

Semakin banyak kita belajar ilmu agama semestinya semakin lembut hati kita bila didzalimi dan mendoakan agar mereka diampuni dosa2nya.

Aamiin

Berzina dijalanan

Saat Dunia Menjelang Kiamat, Manusia Akan Berzina Di Jalanan

TELAH banyak kita saksikan pada saat ini perzinaan merebak di mana-mana. Namun, menjelang hari kiamat, setelah manusia melewati zaman keemasan (dengan turunnya Nabi Isa AS dan dipimpinnya manusia oleh al-Mahdi), manusia akan hidup dalam kondisi yang seburuk-buruknya, layaknya binatang. Rasulullah SAW menceritakan tentang peristiwa itu sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah RA:

“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, umat ini tidak akan punah, sampai ada laki-laki mendatangi perempuan, lalu menyetubuhinya di jalan. Lantas orang yang terbaik pada saat itu adalah yang mengatakan: ‘Alangkah baiknya jika kamu bersembunyi di balik tembok ini.” (HR Abu Ya’la)

Inilah puncak kebejatan manusia dalam perzinaan yang akan terulang kembali di akhir zaman, pasca wafatnya Nabi Isa AS dan Imam Mahdi. Manusia akan kembali ke zaman jahiliyah, bahkan lebih buruk lagi. Orang-orang yang tidak waras akan melakukan hubungan badan layaknya binatang secara terang-terangan, di jalanan, di jembatan, di tempat terbuka dan banyak ditonton orang.

Parahnya lagi, orang-orang terbaik saat itu tidak mampu berkomentar apa-apa saat menyaksikannya, selain menghimbau agar pelaku zina di tempat itu menyingkir dan melakukannya di di tempat yang agak tertutup. Bahkan, ada di antara orang terbaik saat itu yang melihatnya juga tertarik untuk melakukan perbuatan bejat tersebut, namun hati nuraninya meminta dirinya untuk melakukannya di tempat yang tersembunyi. Jika demikian adalah manusia terbaik saat itu, bagaimana dengan manusia bejatnya?

Rasulullah SAW bersabda : “Dan yang tersisa adalah seburuk-buruk manusia, mereka melakukan hubungan intim di dalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat akan terjadi.” (HR Muslim)

Beruntung pada hari ini masih dijumpai orang-orang waras dan sehat yang mengutuk dan menolak tindakan bejat dan kriminal tersebut. Wallohu’alam

Teori Meminta

Siapa yang pernah merasa kalau meminta sesuatu tapi lama dikabulkannya ?

Siapa juga yang pernah melihat orang lain dengan mudah dikabulkan doa dan permintaannya ?

Hmmm mari kita bahas...

Pernah dengar teori pengamenkah ?

Atau teori penyanyi jalanan ?

Ibarat kalau kita bertemu dengan pengamen yang suaranya sumbang, kurang bagus, atau sejenis itu pasti kita buru2 memberi seribu atau dua ribuan agar si mas2 pengamen segera menyetop acara menyanyinya.

Coba kalau kita bertemu dengan pengamen yang suaranya bagus dan merdu sekelas penyanyi terkenal ?
Pasti kita akan membiarkan si mas2 menyanyi sampai selesai, lebih lama juga tidak apa.

Jangankan 10ribuan, bahkan 50ribupun kita akan ikhlas memberi si mas2 pengamen yang bersuara bagus tersebut.

Sudah paham maksud teori di atas ?

Yup.
Allah sayang dengan umatnya yang rajin berdoa dan meminta.

Allah ingin melihat tahajut kita lebih ikhlas lagi.

Bukan berarti jika Allah cepat memberi apa yang kita minta itu artinya tidak sayang.

Tapi apabila kita sudah mendapatkan apa yang kita minta, masih rajinkah kita untuk berdoa ?

Bersusah-payah bangun di sepertiga malam ?

Allah tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkan doa kita, bisa jadi Allah juga akan memberi lebih dari apa yang kita minta.

Contoh kecil :
(bukan sombong atau apa ini cerita pribadi untuk jadi pelajaran diri)
Awal tahun lalu (2014) semua sudah ramai memakai samsung android saat itu hp sy hanya BB.

Menabung dan menabung, yah saya pikir tabungan hanya cukup untuk membeli Galaxy Mega.

Semakin hari saya merasa Allah semakin lama mengabulkan doa saya, karena uang lama terkumpul.

Alhasil dgn tetap berusaha dan berdoa.

Bulan September 2014 saya bisa membeli hp samsung dgn uang pribadi.

Coba tebak hp apa yang Allah berikan ?

Galaxy Note 3, harganya beda jauh dari pada Galaxy Mega awal perkiraan saya.

See ?
Jangan pernah berputus asa.

Tetap berdoa, berusaha, dan bersyukur.

Karena Allah tau kapan waktu terbaik untuk mengabulkan doa kita.

Jangan juga terkejut ketika Allah memberi LEBIH dari apa yang kita minta.

Usaha tanpa doa sama dengan sombong.

Doa tanpa usaha sama dengan bohong.

Semoga bermanfaat ya.
Wassalamualaikum

Senin, 22 Februari 2016

I B U

PENGORBANAN HEBAT SEORANG IBU DEMI SANG ANAK

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya dipelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak sambil berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.”

Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,”Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.

Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia.” kata sang ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku, ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.” Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.” Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah bahwa sang ibu tidak memiliki telinga.

“Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,” bisik sang ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?” Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati.

Catatan :
Cerita diatas mungkin aja cuma fiktif, tapi kita ambil aja hikmah bahwa pengorbanan seorang ibu kepada anaknya sangatlah besar.

10 Pintu Masuk Iblis

SEPULUH PINTU MASUK IBLIS KE DALAM HATI MANUSIA

Bismillaah....

Fitrah hati adalah menerima hidayah dan menerima nafsu syahwat. Kedua kecenderungan ini bergumul di dalah hati secara terus-menerus, laksana dua tentara yang saling bertikai, tentara malaikat dan tentara syetan, hingga akhirnya hati menerima salah satu di antara keduanya, yang satu bersemayam, yang satunya lagi menyingkir karena kalah.

Ini yang seperti digambarkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam firmanNya:

“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.” [Qs. An-Nas: 4]

Hati ibarat sebuah benteng, dan syetan adalah musuh yang ingin masuk memasuki benteng untuk menguasai dan merebutnya. Benteng tidak mungkin terlindungi, kecuali terjaga pintu-pintunya. Seseorang tidak dapat menyingkirkan syetan bila ia tidak mengetahui pintu-pintu masuknya.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh baik. Jika ia rusak, seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah (segumpal daging) itu ialah hati.” [HR. Imam al-Bukhari No. 52,  2051 & Muslim No. 1599]

Berapa banyak jumlah pintunya? Sangat banyak pintunya,diantaranya pintu besar yang menjadi jalan utama yang tidak pernah sempit karena banyaknya tentara syetan.Yaitu antara lain:

Pertama,kedengkian dan sifat tamak (rakus).

Jika seseorang tamak akan sesuatu,maka akan membuatnya tuli dan buta. Namun tetap saja cahaya bashirah (mata hati/hati nurani) akan memberitahukan pintu-pintu masuk mana saja yang dilalui syetan. Apabila cahaya ini sudah tertutup kedengkian dan ketamakan, maka dia tidak dapat melihatnya.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: _“Anak Adam menjadi tua, namun dua perkara menjadi besar bersamanya, cinta harta dan panjang umur”._ [HR. Imam al-Bukhari No. 6421]

Kedua,yakni amarah,syahwat dan keras hati.

Amarah merupakan bius bagi akal. Bila tentara akal melemah,maka tentara syetan maju melakukan penyerangan dan mempermainkan manusia.Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menasihati seseorang dengan berulang-ulang supaya tidak marah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: Sesungguhnya ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: _“Berilah wasiat kepadaku,”_ Nabi menjawab, ”Janganlah engkau marah,” laki-laki tadi mengulangi berulang kali, beliau shallallahu 'alaihi wasallam (tetap) bersabda: “Janganlah engkau marah.” [HR. Imam al-Bukhari No. 6116]

Ketiga,suka menghias isi rumah,pakaian dan perkakas.

Orang seperti ini ingin senantiasa mempercantik rumahnya, merubah atapnya, temboknya, memperluas bangunannya, membaguskan pakaiannya dan perkakas rumah tangganya, sehingga ia pun merasa rugi karena sepanjang usia hanya memikirkan hal tersebut. Padahal umur merupakan salah satu nikmat Allah subhanahu wa ta'ala yang akan ditanyakan penggunaannya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu , Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Telapak kaki anak Adam tidak akan bergeser dari sisi Rabbnya pada hari kiamat  sampai  dia ditanya tentang lima (perkara): Tentang umurnya, untuk apa dia telah menghabiskannya; tentang masa mudanya, untuk apa dia telah menggunakannya; tentang hartanya, dari mana dia memperolehnya, dan untuk apa dia membelanjakannya; dan apa yang telah dia amalkan dari ilmu yang telah dia ketahui.” [HR. at-Tirmidzi No. 2416]

Keempat,kenyang dengan makanan juga pintu masuknya syetan ke hati manusia karena jika kenyang,maka gejolak syahwat seseorang akan menguat sehingga mengabaikan ketaatan.

Nabi shallallahu 'alaihimwasallam mengatakan bahwa seburuk-buruk wadah yang dipenuhi oleh manusia adalah perut.

Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari pada perut. Manusia mencukupi beberapa suap yang menegakkan tulang punggungnya. Jika keinginannya mengalahkannya (untuk menambah makan), maka sepertiga (perutnya) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafas.” [HR. Ibnu Majah No. 3349 & at-Tirmidzi No. 2380]

Kelima,tamak (rakus) terhadap orang lain.

Siapa yang tamak terhadap orang lain, maka ia sedang memuji orang tersebut dengan pujian yang tidak selayaknya,mencari muka, tidak menyuruhnya kepada yang ma’ruf dan tidak mencegahnya dari yang munkar.

Keenam,terburu-buru dan tidak memiliki keteguhan hati.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

“Terburu-buru itu dari syetan dan berhati-hati itu dari Allah.” [HR At-Tirmizi No. 2012]

Ketujuh,cinta terhadap harta.

Selama cinta terhadap harta bersemayam di dalam hati, maka ia akan merusaknya, sehingga mendorong kepada pencarian harta dengan cara yang tidak benar, membawanya kepada sifat kikir, takut miskin dan mencegahnya mengeluarkan hak yang diwajibkan.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripadaNya dan karunia dan Allah Mahaluas (karuniaNya) lagi Mahamengatahui.” [QS. al-Baqarah: 268]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu , Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengingatkan akhir perjalanan harta manusia dengan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam:

“Seorang hamba berkata: “Hartaku, hartaku,” padahal harta yang dia miliki hanyalah tiga. (Yaitu): yang telah ia makan, lalu dia membinasakannya; yang telah ia pakai, lalu dia menjadikannya usang; yang telah dia berikan (shadaqah karena Allah Ta’ala), lalu ia pasti akan memilikinya. Adapun selain itu, maka ia akan pergi dan meninggalkannya untuk manusia (yaitu ahli warisnya).” [HR. Imam Muslim No. 2959]

Kedelapan,mengajak orang-orang awam kepada fanatisme mazhab,tanpa melaksanakan amalan sesuai esensinya (kepentingannya).

Kesembilan,mengajak orang-orang awam untuk berfikir mengenai Dzat Allah subahanahu wa ta'ala,sifat-sifatNya dan masalah-masalah yang sebenarnya di luar jangkauan akal mereka,sehingga membuat mereka ragu terhadap dasar agama.Karena sesungguhnya akal manusia terbatas,dan ia tidak mampu memikirkan Dzat Allah subhanahu wa ta'ala.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Berfikirlah tentang nikmat-nikmat Allah, dan janganlah kamu berfikir tentang (dzat) Allah ‘Azza wa Jalla.” [Silsilah ash-Shahîhah No. 1788]

Kesepuluh,berburuk sangka terhadap kaum muslimin.

Melalui pintu ini, syetan ingin memutuskan tentang diri seorang Muslim berdasarkan buruk sangka, melecehkannya, mengatakan yang macam-macam tentang dirinya dan melihat dirinya lebih baik darinya. buruk sangka bisa dibuat sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan selera orang yang buruk sangka. Orang mukmin adalah yang memaafkan orang mukmin lainnya, sedangkan orang munafik adalah yang mencari-cari keburukan. Maka setiap orang harus hati-hati terhadap titik-titik sensitif yang sering memancing tuduhan, agar orang lain tidak buruk sangka kepadanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu , Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

“Jauhilah persangkaan, karena sesungguhnya persangkaan itu adalah berita yang paling dusta. Dan janganlah engkau mencari-cari (mendengarkan) berita tentang kejelakan manusia, janganlah engkau menyelidiki cacat-cacat manusia, janganlah engkau saling melakukan tipu daya, janganlah engkau saling hasad, janganlah engkau saling membenci, janganlah engkau saling membelakangi. Jadilah engkau hamba-hamba Allah yang bersaudara.” [HR. Bukhari No. 6066 & Imam Muslim No. 2563]

Itulah sepuluh pintu masuk bagi syetan.Cara terapinya adalah menutup pintu-pintunya dengan cara membersihkan hati dari sifat-sifat yang tercela.

Pesan Ibu

PESAN IBU : JANGAN PERNAH KAU BUAT WANITA MENANGIS KARENA ULAHMU

Seorang ibu kerap memberi nasehat kepada anak lelaki agar jangan terbiasa menangis. Lelaki yang terbiasa menangis dianggap lemah, merendahkan derajatnya sebagai calon imam rumah tangga. Tetapi ada satu hal yang patut diajarkan, “Jangan pernah membuat wanita menangis, sebab sesungguhnya lelaki yang menyakiti wanita hingga sang wanita mengeluarkan setetes air mata, justru pada saat inilah sang lelaki sangat rendah derajatnya sebagai pemimpin rumah tangga!”

Ajarkanlah kepada anak lelaki agar jangan sampai membuat wanita bersedih, katakanlah, “Anakku, jika engkau terpikir untuk membuat wanita menangis, ingatlah ibu. Tegakah engkau menyakiti bagian dari ibumu, sebab kami sama-sama wanita.

Dari itu, belajarlah menjadi lelaki yang bertanggung jawab untuk menyediakan ruang kekalahan demi memuliakan wanita. Percayalah, membuat wanita menangis tidak akan membuatnya patuh, justru membuatnya sadar menjadikanmu imam rumah tangga ialah kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Wanita tidak perlu dikuasai dengan kekerasan, sebab hatinya sangat rentan untuk tersentuh kesedihan. Berikanlah kesanggupan melembutkan hati, menyantunkan jiwa, serta membijaksanakan hidup untuk berkerja cinta yakni melindungi wanita dari potensi dukacita.

Percayalah, wanita akan lebih mencintaimu meski pun tak pernah kau ujarkan kata cinta dengan syarat dirimu mampu menjadi pribadi yang menghargai satu perkara: wanita butuh diarahkan dengan pengertian, bukan dengan kemarahan.”

Begitulah yang mesti diajarkan seorang ibu pada anak lelakinya. Sehingga kelak pada saat dewasa, diharapkan mampu menjaga hati, jiwa, dan kehidupanya untuk memuliakan wanita dengan cinta yang tiada ada habisnya. Semoga Allah memperkenankan kiranya.

Trimakasih

Aku selalu ingin berterimakasih pada lelaki yang menundukkan pandangannya saat wanita lewat didepannya, tidak menatap wajah non mahram saat bicara.

Aku juga selalu ingin berterimakasih pada lelaki yang tidak mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan wanita yang bukan mahramnya.

Aku selalu ingin berterimakasih pada lelaki yg tidak mau berada dekat-dekat dengan wanita. Membantu dirinya, pun si wanita, menjauhi fitnah.

Aku selalu ingin berterimakasih pada lelaki yang tidak suka bicara banyak, terlebih pada hal tidak berfaedah, dari hal-hal yg tidak syar'i..

Aku, berterimakasih. Meski aku tidak tahu dia siapa, meski tidak pernah menemuinya. Aku berterimakasih padanya, pada keberadaannya di dunia.

Aku berterimakasih, karena tidak sedikit lelaki di zaman ini tidak malu memandang wajah wanita, memuji parasnya, menyentuh badan non mahram.

Minggu, 21 Februari 2016

Zikrullah

Jadikanlah apa yg engkau lihat & apa yg engkau pegang di setiap aktifitas itu tasbih untuk selalu berdzikir kepada allah swt

niatkanlah di setiap kita mau berangkat bekerja dg niat "menjalankan perintah allah dan apa apa yg kita kerjakan semoga bermanfaat bagi orang banyak dan barokah manfaat fidini wadunya wal akhiroh dan semoga allah meridoinya

Setelah itu usahakan didalam hati selalu berzikir ALLAH ALLAH ALLAH
Dan ketika lupa maka cepat cepat lah untuk berzikir ALLAH ALLAH ALLAH
Dg demikian maka setiap aktifitas kita akan bernilai ibadah

Tetapi jika kita bekerja hanya niat mencari rizki
Maka kita hanya dapat rizki saja dan tidak bernilai ibadah
Dan bila mendapat rizki sedikit maka hati tidak akan mensyukuri nya

Tetapi bila kita niat menjalankan perintah ALLAH
Mendapatkan rizki sedikit atau banyak maka kita akan bersyukur KARNA yg kita lihat bukan sedikit/ banyaknya rizki yg kita dapat
Tetapi kita bisa menjalankan perintahnya yg kita lihat

Alangkah mulianya kita bisa selalu menjalankan perintah tuhannya di setiap aktifitas kita sehari hari

Semoga bisa memacu kita untuk selalu mendekatkan diri pada ALLAH dengan selalu berdzikir padanya dimanapun kita dan kapanpun waktunya
Aamiin aamiin aamiin


Sabtu, 20 Februari 2016

Curhat

Curhat pada Suami Orang.

Bolehkah seorang istri curhat pada suami orang, baik sekedar bercerita atau curhat?

Yang jelas syari’at kita membentengi umatnya dari perbuatan haram seperti zina,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’: 32)

Syaikh As-Sa’di membawakan dalam bait sya’irnya,

وَسَائِلُ الأُمُوْرِ كَالمَقَاصِدِ

وَاحْكُمْ بِهَذَا الحُكْمِ لِلزَّوَائِدِ

Hukum perantara sama dengan hukum tujuan,

Hukumilah dengan hukum tersebut untuk tambahan lainnya,

Karenanya, perantara menuju zina seperti berdua-duaan pun dilarang.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amir, yaitu Ibnu Rabi’ah, dari bapaknya, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahramnya.” (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shahih lighairihi)

Di antara bentuk berdua-duaan (alias: khalwat) adalah chating dengan lawan jenis, termasuk bentuknya curhat dengan suami orang.

Apa saja bahayanya?

Ada beberapa bahaya dari curhat pada suami orang, baik secara langsung maupun lewat media online seperti WhatsApp dan Facebook. Berikut delapan komentar yang kami himpun dari status kami di FB, hari ini, 7 Rabi’ul Awwal 1437 H (19-12-2015). Kami saring pendapat yang dinilai menarik.

Suya Macell: Biasanya cenderung terjadi perselingkungan ustadz. Karena laki-laki yang jadi tumpuan curhat tiba-tiba jadi dewa penolong bagi ibu tersebut. Dan ujung-ujungnya yang terjadi adalah maksiat, Ustadz. Di Bondowoso sini sudah banyak yang terjadi.
Peni Nur Aisyah: Saya rasa itu tidak pantas, kalau memang harus curhat masalah keluarga saya pilih ke teman akhwat yang memang bijak, atau ke ustadzah yang kompeten. Apalagi jika curhatnya berdua saja di inbox atau WhatsApp, atau via SMS itu akan sangat mudah sekali membuka jalan bagi syaithon untuk membuat “tersesat”.
Ayah Zahwa: Bahaya kholwat itu ustadz, membuka aib keluarga pada orang yang tidak tepat, akan timbul penilaian pada dirinya bahwa laki-laki yang dicurhati lebih baik dari suaminya, talbis iblis (tipu daya setan, pen.)
Anik Murlina: Sungguh tidak pantas. Hal tersebut adalah awal timbulnya perselingkuhan yang nantinya kita sebagai wanita yang akan dirugikan. Seorang istri harusnya bisa menyimpan semua masalah yang terjadi dalam rumah tangganya, bukan mengumbarnya.
Sumar Hilmikalila: Itu adalah pintu awal perzinaan, tidak pantas seorang istri ngobrol curhat sama suami orang. Itu namanya khianat.
Susiati Naya: Gimana mo pantas lah si ibu dengan suami orang tu, bukan mahram. Apalagi yang mau dishare masalah rumah tangga yang terlihat malah fitnah.
Priyadi Abu Nuha: Sungguh sangatlah tidak pantas ustadz. Karena itu: (1) membongkar aib keluarga, (2) membuka celah-celah setan, (3) pintu berbuat dosa dan maksiat. Apalagi dilakukan sering dan kontinyu, wah… Bahaya banget!!
Kharis Nizar: Bahaya ustadz, CURHAT jadi CURHOT, itu kata Ustadz Zainal Abidin.

Semoga Allah menjauhkan kita dari berbagai perbuatan haram dan menjauhkan kita dari zina serta hal-hal yang mendekatkan pada zina. Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Muhammad Abduh Tuasikal.

Wanita dan Siksa

Seperti yg kita ketahui bahwa penghuni neraka adl kebanyakan dari kaum wanita. Dgn berbagai dosa yg dilakukan saat di dunia, wanita2 tersebut disiksa di neraka yg apinya tak pernah padam.

Syaidina Ali Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa suatu saat dirinya bersama Fatimah Az- Zahra Radhiyallahu Anha pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menangis. Lalu dia bertanya mengapa Rasulullah SAW menangis.
.

Beliau menjawab: “Pada malam aku di-isra-kan, aku melihat perempuan-perempuan sedang disiksa dengan berbagai siksaan di dalam neraka. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena menyakiskan mereka disiksa dengan sangat berat dan mengerikan.”.
.

Putri Rasulullah SAW kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. Kemudian Beliau menjawab kembali “Aku melihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih

Aku melihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengoraknya

Aku melihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya

Aku melihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan gada dari api neraka.”.
.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa wanita-wanita tersebut disiksa seperti itu?.
.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab:
“Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya

Perempuan yang digantung payudaranya adalah istri yang menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas

Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang bukan muhrim dan dia bersolek supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya

from @divayunita_
inspiring_muslimahMendengar hal itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az Zahra pun ikut menangis. Betapa wanita itu digambarkan sebagai tiang negara, rusak tiang, maka rusak pula negara, akhlak dan moral. Sungguh surga dan neraka adalah sebuah pilihan. Mana yang akan kita pilih menimbulkan sebuah konsekuensi cara menjalani kehidupan. Jika kita memilih neeaka, maka berbuatlaj sesuka hati. Tak perlu repot urus masalah aurat, tinggal bersama dengan lelaki yang bukan muhrim saja diperbolehkan. Namun, jika kita memilih surga, maka hidup yang dijalani harus sesuai dengan syariat agama yang telah ditentukan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw bersabda: "Neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanit.." (HR Ahmad)

Jumat, 19 Februari 2016

Jangan mengeluh

11 HAL YANG HARUS DIINGAT SEBELUM MENGELUH

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
.
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
.
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
.
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
.
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
.
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
.
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. Semoga bermanfaat.
.
Berdoalah agar Allah selalu membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq, dan hidayah-Nya hingga menjadi orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah. Aamiin.

Semoga renungan ini bermanfaat...

Kamis, 18 Februari 2016

Malaikat dan Rumah

ASTAGHFIRULLAHALADZIM !!

INILAH CIRI CIRI 20 RUMAH YANG TIDAK AKAN DIMASUKI OLEH MALAIKAT NOMOR 14 PALING BANYAK DILAKUKAN''!!

Rumah adalah tempat kita beristirahat dan berkumpul
dengan sanak keluarga. Rumah juga adalah tempat kita
mengharapkan datangnya rahmat dari Allah, SWT.
Tapi bagaimana jika seandainya tanpa kita sadari rumah
yang kita bangun ternyata berisi hal­hal yang dimurkai Allah
sehingga malaikat enggan masuk ke dalamnya. Dan bahkan
mungkin saja menjadi tempat bersemayamnya para syetan
dan jin yang dilaknat

Rasulullah menjelaskan dalam banyak hadits tentang rumahrumah
tertentu yang tidak akan dimasuki Malaikat Rahmat. Di
antaranya adalah hadits­hadits berikut ini:

َسِمْعُتَرُسوَلَِّاللهَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَيقُوُلَلاَتْدُخُل اْلَمَلاِئَكُةَبْيًتاِفيِهَكْلٌبَوَلاُصوَرةُ
َتَماِثيَل

Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak akan masuk ke
dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau)
gambar patung” (HR. Bukhari)

َعْن أَِبيَطْلَحَةَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَلَلاَتْدُخُل اْلَمَلاِئَكُةَبْيًتاِفيِهَكْلٌبَوَلاُصوَرةٌ

Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau
bersabda: “Sesungguhnya malaikat (rahmat) tidak akan
memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan
gambar”(HR. Muslim)

َعْنَعلِِّيْبِن أَِبيَطالٍِبَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَل اْلَمَلاِئَكُةَلاَتْدُخُلَبْيًتاِفيِهُصوَرةٌ
َوَلاَكْلٌبَوَلاُجُنٌب

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
beliau bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak masuk rumah yang
padanya terdapat gambar dan anjing sertta orang yang junub”
(HR. An Nasa’i, dishahihkan Al Albani)

عْنَعلِِّيْبِن أَِبيَطالٍِبَعْن الَّنِبِّيَصلَّىَّاللهَُعَلْيِهَوَسلََّمَقاَل إَِّن اْلَمَلاِئَكَةَلاَتْدُخُلَبْيًتاِفيِهَكْلٌبوَلاُصوَرة

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi

shallallahu ‘alaihi wasallam,

bersabda:“Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk
ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan
gambar” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani)
Berdasarkan hadits­hadits tersebut, ada sejumlah rumah
yang tidak dimasuki oleh malaikat yaitu:

1. Rumah yang di dalamnya ada gambar/lukisan
makhluk bernyawa
2. Rumah yang di dalamnya ada anjing.
3. Rumah yang penghuninya junub dengan kata lain umum tidak
mandi/bersuci dari junub.
4. Rumah yang di dalamnya ada patung.
Terkecuali 4 tempat tinggal itu, dalam buku Tempat tinggal yang Tidak
Dimasuki oleh Malaikat, Abu Hudzaifah Ibrahim bin
Muhammad menambahkan rumah­rumah lainnya yang tidak
dimasuki oleh Malaikat Rahmat yaitu:
1. Rumah orang yang memutuskan silaturahim
2. Rumah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
3. Rumah orang yang memakan harta anak yatim
4. Rumah orang yang memakan riba
5. Rumah yang di dalamnya tidak disebutkan Asma Allah
6. Rumah yang tidak ada shalawat di dalamnya dan lebih
mementingkan hawa nafsu
7. Rumah yang di dalamnya banyak caci maki dan laknat
8. Rumah yang di dalamnya ada alunan lagu selain dzikir
9. Rumah yang di dalamnya ada lonceng
10. Rumah yang digunakan minum khamr
11. Rumah yang ditempati perjudian dan sajian berhala
12. Rumah yang di dalamnya ada syirik dan mantra­mantra
13. Rumah yang di dalamnya ada bau tidak sedap atau
penghuni laki­lakinya melumuri tubuh dengan kunyit

14. Rumah yang penghuninya hidup boros
15. Rumah yang penghuninya terus menerus melakukan
kedurhakaan
16. Rumah yang digunakan untuk kekejian, atau dosa besar
Wallahu a’lam bish shawab.

Masuk Islam

Dokter Amerika Masuk Islam Karena Satu Ayat

BEBERAPA tahun yang lalu, seorang teman bercerita kepadaku tentang kisah masuknya seorang dokter Amerika ke dalam Islam. Dari apa yang kuingat dari kisah yang indah ini adalah: kisah ini terjadi pada salah satu rumah sakit di Amerika Serikat.

Di rumah sakit tersebut, seorang dokter muslim bekerja dengan keilmuan yang sangat baik, sehingga memberi pengaruh besar untuk mengenal beberapa dokter Amerika. Dan dia, dengan kemampuan tersebut mengundang decak kagum mereka. Diantara para dokter Amerika ini, dia mempunyai satu teman akrab yaitu orang yang memiliki kisah ini. Mereka berdua selalu bertemu dan keduanya bekerja pada bagian persalinan.

Pada suatu malam, di rumah sakit tersebut terjadi dua peristiwa persalinan secara bersamaan. Setelah kedua wanita itu melahirkan, dua bayi tersebut tercampur dan tidak ada yang mengetahui masing-masing pemilik kedua bayi yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu.

Kerancuan ini terjadi disebabkan kecerobohan perawat yang seharusnya dia menulis nama ibu pada gelang yang diletakkan di tangan kedua bayi tersebut. Dan ketika kedua dokter tersebut tahu bahwa mereka berada dalam kebingungan; Siapakah ibu bayi laki-laki dan siapakah ibu bayi perempuan, maka dokter Amerika berkata kepada dokter Muslim, “Engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran telah menjelaskan segala sesuatu dan engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran itu mencakup semua permasalahan-permasalahan apapun. Maka tunjukkanlah kepadaku cara mengetahui siapa ibu dari masing-masing bayi ini …”

Dokter Muslim itupun menjawab, “Ya, Al-Quran telah menerangkan segala sesuatu dan akan aku buktikan kepadamu tentang hal itu. Biarkan kami mendiagnosa ASI kedua ibu dan kami akan menemukan jalan keluar.”

Setelah nampak hasil diagnosis, dengan sangat percaya diri dokter muslim itu memberitahu temannya si dokter Amerika, siapakah ibu sebenarnya dari masing-masing bayi tersebut.

Dokter Amerika itupun terheran heran dan bertanya, “Bagaimana kamu tahu?”

Dokter Muslim menjawab, “Sesungguhnya hasil yang nampak menunjukkan bahwasanya kadar banyaknya ASI pada payudara ibu si bayi laki-laki dua kali lipat kandungannya dibandingkan ibu si bayi perempuan. Perbandingan kadar garam dan vitamin pada asi si ibu bayi laki-laki itu juga dua kali lipat dibanding ibu si bayi perempuan.”

Kemudian dokter Muslim tersebut membacakan ayat Al-Quran yang dia jadikan dasar argumen dari jalan keluar itu,

(لِلذَّكَرِمِثْلُحَظِّاْلأُنْثَيَيْنِ ).

“Bagi laki laki seperti bagian dua perempuan.”

Dan setelah mendengarkan dokter Amerika itu arti ayat tersebut, dia jadi bengong, dan dia menyatakan keislamannya secara spontan tanpa ragu ragu. Maha Suci Allah Robb semesta alam.

sumber: kabarislamimasakini.blogspot.co.id...

Apa yg terjadi jika meninggal

Apa yang Terjadi Pada Akun Facebook Kita Selepas Kita Meninggal Dunia

Assalaamualaikum Wr Wb

Suatu peringatan sebenarnya bagi kita semua
Mari kita renungkan bersama
Pikirkan bersama.. Jika suatu hari nanti kita mati,
Akun facebook ini hanya kita yang tau passwordnya..
Hanya kita yang bisa acces.

Dan..

Selepas kita meninggal
Apa yang terjadi pada akun fb kita..??
Mungkin ada yang akan ucapkan takziah
Mungkin ada yang selalu menjenguk bagi obat rindu
Tetapi..
Sadarkah kita….??
Gambar-gambar kita..
Akan terus membuat kita tersiksa di Alam kubur..
Gambar2 yang tidak ditutupi auratnya dengan sempurna
Bagaimana nanti…..??
Para lelaki terus menerus melihat.
Dan kadang ada gambar kita yang di tag-kan ke teman2 kita
Walaupun sudah bertahun-tahun kita mati, gambar itu terus ada
SAHAM DOSA TERUS MENINGKAT…

Bagaimana…??
Pernah berpikir tidak..??
Lengging dan jeans ketat, bisakah menyelamatkan kita…??
Baju yang tidak membalut aurat itu, bagaimana…??

mungkin kini kita masih merasa tak sabar ingin berbagi cerita
Dengan gambar-gambar yang cantik
Tempat-tempat yang sudah kita lewati di muka bumi-NYA.

Tapi di akhirat nanti
Semua itu tidak akan membawa arti
Semua hanya tinggal kenangan bagi yang masih hidup..
Di alam kubur, semua itu tidak sedikitpun dapat menyelamatkan kita

Mari kita bersama-sama renungkan
Saham dosa yang terus meningkat walau setelah ketiadaan kita di muka bumi
Sampai kita di akhirat.

Tutupilah auratmu sebelum auratmu ditutupkan
Peliharalah dirimu sebelum dirimu di kafankan
Jagalah harga diri sebagai seorang muslim sejati..
Mati itu pasti..
Persiapkan diri untuk mati itu perlu.. ^^

“…Ada dua golongan manusia yang menjadi penghuni neraka, yang sebelumnya aku tak pernah menduga. Yakni sekelompok orang yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang digunakan untuk menyakiti umat manusia. Dan wanita yang berpakaian namun telanjang (berpakaian tipis/transparan/ketat), berlenggang lenggok dan berlagak, kepalanya (dihias) seperti punuk onta. Mereka tidak dapat masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal bau surga dapat tercium dari jarak perjalanan demikian dan demikian (relatif jauh)” (HR. Muslim no. 3971 dan no. 5098 dari Abu Hurairah ra)

Semoga Allah swt ridho dengan renungan ini..
Amiiiin…

Wassalamualaikum Wr.Wb

Alis

Semua wanita itu cantik,
Apa yg ada padanya telah Allah pilihkan yg terbaik,
Allah tau apa yg baik untuk hambaNya
jadi STOP mengubah ciptaan Allah!!

Ustadz Ammi Nur Baits, hafizhohullahu ta'ala

Ketika diusir oleh Allah, Iblis bersumpah di hadapan Rab semesta alam untuk menyesatkan seluruh hamba-Nya. “Iblis berkata: Aku bersumpah dengan Keagungan-Mu ya Allah, sungguh akan aku sesatkan mereka semua, kecuali para hamba-Mu diantara mereka yang baik imannya.” (QS. Shad: 82 – 83). Salah satu diantara misi besar iblis untuk menyesatkan manusia adalah memerintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah, “Sungguh aku akan perintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah.” (QS. An-Nisa: 119)

Namun sebagian besar yang terjebak dalam larangan ini adalah para wanita. Allah jadikan, bagian dari keindahan wanita, tidak ada bulu di wajah selain alis dan bulu mata. Untuk menjaga dari ulah mereka, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang mencukur bulu alisnya.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, “Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, al-mutanamishah, dan orang yang merenggangkan gigi, untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Bukhari 4886, Muslim 2125, dan lainnya). Al-Mutanamishah adalah para wanita yang minta dicukur bulu di wajahnya. Sedangkan wanita yang menjadi tukang cukurnya namanya An-Namishah. (Syarh Muslim An-Nawawi, 14/106). An-Nawawi juga menegaskan, bahwa larangan dalam hadis ini tertuju untuk bulu alis, Larangan tersebut adalah untuk alis dan ujung-ujung wajah..” (Sharh Shahih Muslim, 14/106).

Ibnul Atsir mengatakan, An-Namsh adalah menipiskan bulu alis untuk tujuan kecantikan…” Beberapa ulama yang mengarang kitab kumpulan dosa-dosa besar, seperti Imam Adz-Dzahabi dalam kitabnya Al-Kabair, demikian pula Al-Haitami dalam kitabnya Az-Zawajir ‘an Irtikab Al-Kabair menyebutkan bahwa salah satu diantara dosa yang masuk daftar dosa besar adalah mencukur atau menipiskan bulu alis. Karena terdapat hadis yang menyebutkan bahwa Allah melaknat para wanita yang mencukur bulu asli di wajahnya, seperti bulu alis, meskipun itu untuk tujuan kecantikan. .
.

Mengunjing dan Amal Shaleh

Mengapa Amal Baikku Hilang dari Buku Catatan Amalku ?

Rasulullah saw bersabda :
Salah seorang dari kalian akan datang di Hari Kiamat dan berdiri di depan Mahkamah Allah swt. Kemudian Buku catatan amalnya diberikan kepadanya, namun ia tidak mendapati amal baik yang pernah ia lakukan. Ia pun berkata, “Tuhanku, ini bukanlah buku catatan amalku. Sungguh aku tidak mendapati ketaatan yang telah aku lakukan.”

Kemudian Allah berkata kepadanya, “Sungguh Tuhanmu tidak akan salah dan lupa. Amalmu hilang karena engkau menggunjing orang lain.”

Lalu datanglah seorang yang lain dan diberikan pula buku catatan amal kepadanya. Ia pun melihat kebaikan dan ketaatan yang begitu banyak. Dia berkata, “Tuhanku, ini bukanlah buku catatan amalku. Sungguh aku tidak melakukan berbagai kebaikan ini.”

Kemudian Allah berkata kepadanya, “Sesungguhnya si fulan menggunjingmu maka kebaikan-kebaikannya diberikan kepadamu.”

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ -١٢-

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.

Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
(Al-Hujurat 12)

Masihkah kita akan bergosip, mengghibah atau menggunjing tentang kejelekan orang lain?

Dikutip dari kitab : Min Syawahidil Muballighin

Do'a

"Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kefakiran, kekurangan dan kehinaan, dari mendzalimi dan didzalimi orang lain." (HR. Abu Daud)

Aamiin