Jumat, 22 Mei 2015

I B U

Teman Para Nabi Di Surga


Nabi Musa AS bertanya kepada Allah SWT, “Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku, siapa temanku nanti di surga?” Allah menurunkan wahyu, “hai Musa, orang pertama yang lewat didepanmu melalui jalan ini, itulah temanmu di surga.” Kemudian lewat seorang lelaki didepan Nabi Musa AS. Beliaupun mengikuti kemana lelaki itu melangkahkan kakinya sehingga memperoleh kehormatan menemani para nabi di surga. Setelah berjalan cukup jauh,  orang itu masuk kesebuah rumah, kemudian duduk di depan seorang wanita tua renta. Dia mengeluarkan beberapa potong daging dan memasaknya, kemudian ia suapkan kemulut wanita itu. Dan ia juga meminumkan air. Setelah itu ia keluar dari rumah dan bertemu dengan Nabi Musa AS.

Musa bertanya, “Siapa wanita itu?”

Lelaki itu menjawab, “Dia adalah ibuku”

Musa bertanya lagi, “Apakah dia selalu berdo’a untuknu?”

“Iya,” Jawab lelaki itu, “Dia selalu berdoa untukku hanya dengan satu doa.”

“Bagaimana doanya?” Musa penasaran

“Dia berkata dalam doanya, ‘Ya Allah, jadikanlah anakku bersama Musa bin Imran di surga.”

Kemudian Musa berkata, “Berbahagialah, doa itu telah dikabulkan. Aku adalah Musa bin Imran.”


http://kumpulan-kisah-islami.blogspot.com/2015/03/teman-para-nabi-di-surga.html#more

ADAB

Kiai Membawa Koper

Suatu hari datanglah seorang anak yang akan nyantri di Pondok Pesantren Lirboyo. Anak tersebut turun dari kendaraan, kebetulan KH. Abdul Karim, pengasuh Pondok Pesantren tersebut sedang berada di tepi jalan.
Karena penampilan beliau yang sederhana, serta merta calon santri tersebut meminta kepada beliau untuk membawa kopernya ke kamar. Beliaupun tidak keberatan dan mengantarkan koper tersebut ke kamar yang di inginkan oleh anak tersebut. Para santri yang mengetahui kejadian tersebut kaget bukan main. Namun santri baru yang tidak mengetahui bahwa yang dia suruh membawa kopernya adalah pengasuh pesantren tempat dirinya akan menuntut Ilmu, biasa-biasa saja.

Selang beberapa hari anak tadi terkejut ketika dia shalat berjamaah dan orang yang menjadi imam shalat adalah orang yang pernah ia perintah membawakan koper yang tak lain adalah KH. Abdul Karim.


Diambil dari buku 3 Tokoh Lirboyo

SETAN

Nabi SAW bersabda, “Setan mengikat kepala manusia ketika waktu tidur dengan tiga ikatan, apa bila kalian bengun tidur lalu menyebut nama Allah, maka lepaslah lkatan pertama. 
Lalu jika kalian berwudu, maka ikatan keduapun akan terlepas, dan apabila kalian mengerjakan sholat, maka lepaslah ikatan terakhir. (Namun) apabila kalian tidak mengerjakan (ketiga hal tersebut), maka setan akan mengencingi telinga kalian. ”



Diambil dari kitab Dzurratun Nashihîn, Hal 121R

Istri Shalehah Dan Buah Kejujuran

Istri Shalehah Dan Buah Kejujuran


Di kota makkah terdapat seorang laki-laki fakir yang memiliki istri Shalihah. Suatu saat si istri berkata kepada suaminya, “kita tidak memiliki sesuatu apapun (untuk dimakan).”

Lantas lelaki itu keluar ke tanah Haram. Sampai akhirnya ia menemikan kantong berisi uang sebanyak 1.000 Dinar. Dengan perasaan senang lelaki itu memberitahukan kepada istrinya. Namun si istri tidak senang sama sekali, si istri malah berkata, “Temuan tanah haram harus kita umumkan (Tidak boleh diambil).” Sepontan lelaki itu keluar untuk mengumumkan apa yang ditemukannya.

Ketika hendak mengumumkan barang temuannya itu, ia mendengar ada pengumuman yang menyatakan bahwa  seseorang sedang mencari kantong yang hilang dengan isi 1.000 dinar. Dengan penuh kemantapan, tanpa memikirkan keadaan keluarga dirumah, si lelaki ini memberikan barang temuannya kepada si pemilik.

“Abillah 9.000 dinar ini,” kata orang yang mengumumkan tanpa mengambil uang yang 1.000 dinar.

“Apakah kamu mengejekku?” kata si penemu uang.

“Tidak, demi Allah! Ketahuilah, bahwa ada seorang laki-laki dari Irak telah memberiku uang sebanyak 10.000 dinar, dan ia berkata padaku, ‘buanglah yang 1.000 dinar ke tanah haram, kemudian umumkanlah. Jika si penemu mengembalikan maka berilah semuanya. Karena itu termasuk orang yang di percaya. Sebab orang yang amanah tidak hanya memakannya tapi juga mensedekahkannya, maka sedekah kita akan di terima sebab amanahnya.’”


Diambil dari kitab Wahjatul-Wasâ’îl

Karena Mengagungkan Guru

Karena Mengagungkan Guru


Asa seorang ulama di kota Bukhara yang sedang mengajar murid-muridnya di mejlis ilmu.  Di tengah berjalannya pelajaran, si ulama secara tidak sengaja melihat ke sebrang jalan dan ternyata ada seorang anak kecil yang sedang bermain. Karena melihat anak kecil itu si ulama berdiri.

Tanpa mengetahui sebab berdirinya sang guru, murid-murid merasa heran dan bertanya, “Wahai Ustadz, apakah diluar ada sesuatu yang membahayakan bagi keselamatan anda?”

“(Tidak) Aku berdiri seperti ini karena aku melihat putra guruku yang sedang bermain disebrang jalan,” sambil memberi isarat ke arah yang dimaksud, “Ketahuilah, aku berdiri ini karena mengagungkan guruku”.


Ta’limul Muta’allim

http://kumpulan-kisah-islami.blogspot.com/2015/03/karena-mengagungkan-guru.html#more

10 Macam Pembunuh Hati

10 Macam Pembunuh Hati


Dahulu ketika orang-orang berkumpul dengan Ibrahim bin Adham ada yang bertanya, “Wahai Abu Ishaq, kenapa doa kami tidak dikabulakn oleh Allah?”
Maka beliau menjawab, “Itu sebab matinya hati kalian oleh sepuluh perakara:
Pertama: kalian mengetahui Allah namun tidak memenuhi hak-hak-Nya.

Kedua: Kalian berkeyakinan cinta pada Rosulullah SAW, tetapi meninggalkan sunah-sunahNya.

Ketiga: kalian membaca al-Quran tapi tidak mengamalkan isinya.

Keempat: kalian makan dari nikmat-nikmat Allah namun tidak mensyukuri-Nya.

Kelima: kalian mengatakan setan adalah musuh tetapi tidak menyimpang darinya.

Keenam: kalian mengatakan bahwa surge itu benar adanya namun tidak berbuat sesuatu yang biasa membawa kepadanya.

Ketujuh: kalian katakana bahwa neraka juga benar adanya tetapi tidak lari darinya.

Kedelapan: kelian mengatakan bahwa kematian benar adanya akan tetapi tidak mempersiapkan 
bekal untuknya.

Kesembilan: kalian bangun dari tidur hanya menyibukkan diri menghitung aib orang lain dan melupakan aib kalian sendiri.

Kesepuluh: kalian mengubur mayat saudara-saudara kalian yang meninggal akan tetapi tidak mengambil pelajaran darinya”.


Diambil dari kitab: al-Jawahir al-Lu’lu’iyah fi syarhil-Arba’in an-Nawawiyah, hal. 110

Tips Dari Nabi Agar Murah Rejeki

Tips Dari Nabi Agar Murah Rejeki


Suatu hari Nabi didatangi oleh seorang lelaki yang hendak mengadukan problem ekonomi keluarganya. Ia sampaikan pada Nabi bahwa ekonomi keluarganya yang kurang lancar, bahkan kebutuhan sehari-harinya yang nyaris kurang.Nabi pun member saran pada laki-laki tersebut, “Ucapkanlah salam setiap memasuki rumahmu, bersalawatlah untukku, dan bacalah surah al-Ikhlas.”
Sepulangnya dari rumah nabi, lelaki itu langsung mengamalkan apa yang disarankan pada dirinya.Alhasil, dengan berjalannya waktu, ekonomi keluarga lelaki itu menjadi lancar, bahkan ia bisa membantu tetangganya yang kekurangan.


Diambil dari kitab: Sab’ah Kutub Mufîdah


http://kumpulan-kisah-islami.blogspot.com/search?updated-max=2015-04-03T21:44:00-07:00&max-results=7&start=7&by-date=false#.VV8iwdLtmkq